HILANGNYA EKSISTENSI KEBUDAYAAN SUNGAI ORANG BANJAR

Di wilayah Banjarmasin, orang banjar begitu akrab dengan sungai karena pada stiap tepian sungainya terdapat perkampungan. Rumah-rumah yang dibangun ditepian sungai itu disebut dengan lanting, tapi sayangnya sekarang ini rumah lanting hampir tidak ada lagi. Pola kehidupan ini terbentuk sesuai kondisi geografis sungai yang melahirkan kebudayaan sungai. Kebudayaan merupakan tempat untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan alam agar dapat mempertahankan kehidupannya. Dalam kehidupan manusia, perubahan kebudayaan sangatlah wajar karena perubahan itu didasari dari kondisi lingkungan masyarakatnya sendiri.
Pada zaman dulu kebudayan Banjar berkembang dari kehidupan sungai, mereka mendirikan rumah sesuai dengan kondisi lingkungannya. Semua rumah yang dibangun dipinggir sungai haruslah menghadap ke sungai. Namun dengan seiringnya waktu, perubahan pun terjadi dalam tata nilai orang Banjar, budaya sungai mengalami pergeseran, sehingga sungai tidaklah suatu hal yang penting dalam kehidupan mereka. Sekarang ini orang Banjar lebih banyak membuat rumah mereka diatas sungai, sehingga membuat sungai semakin sempit. Selain itu apabila musim hujan datang maka sungai tidak dapat lagi menampung banyaknya air yang mengakibatkan banjir. Sungai ini juga akan mengalami pendangkalan akibat banyaknya orang membuang sampah sembarangan karena sungai sudah tertutupi oleh rumah, jembatan yang dibangun tidak sesuai dengan kriterianya dan pembuatan jalan-jalan darat.
Masyarakat Banjar secara garis besarnya tidak memandang sungai sebagai suatu hal yang perlu dipelihara dan dijaga lagi. Kehidupan masyarakatnya mulai bergeser, yang dulunya sungai merupakan hal yang terpenting sekarang ini tidak berarti lagi bagi mereka. Hal ini membuat budaya sungai tidak dipelihara dan dilestarikan, selain itu budaya sungai pada zaman sekarang ini bukan lagi bagian dari tatanan nilai masyarakat Banjar.

1 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    Akan lebih baik kalau dianalisis. sedikit juga ngak apa-apa.


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda